Non probability sampling atau sampel non probabilitas adalah teknik pengambilan sampel di mana probabilitas untuk dipilih sebagai sampel tidak diketahui. Metode ini digunakan ketika sulit untuk memilih sampel secara acak atau tidak mungkin untuk menjangkau seluruh populasi yang diteliti. Salah satu metode dalam non probability sampling adalah purposive sampling.
Menurut Sugiyono (2018) dalam bukunya ‘Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D’, purposive sampling atau sampel bertujuan adalah metode pengambilan sampel dengan cara memilih sampel berdasarkan karakteristik tertentu yang sesuai dengan tujuan penelitian. Purposive sampling dilakukan dengan sengaja dan dipilih oleh peneliti sendiri berdasarkan pengetahuan tentang populasi atau penelitian yang dilakukan.
Dalam penelitian, purposive sampling dapat dilakukan dengan berbagai cara, di antaranya:
1. Sampling Proporsional: Sampel dipilih secara proporsional dari setiap kelompok yang ingin diteliti berdasarkan ukuran atau proporsi kelompok tersebut. Misalnya, jika ingin meneliti tingkat pendidikan di suatu daerah, maka sampel dipilih secara proporsional dari masing-masing tingkat pendidikan.
2. Sampling Kriteria: Sampel dipilih berdasarkan kriteria tertentu yang ingin diteliti. Misalnya, jika ingin meneliti kebiasaan merokok, maka sampel dipilih berdasarkan kriteria perokok atau bukan perokok.
3. Sampling Ekstrim: Sampel dipilih dari kelompok yang ekstrim atau spesifik dalam populasi. Misalnya, jika ingin meneliti orang yang sangat aktif dalam olahraga, maka sampel dipilih dari orang yang sangat aktif atau atlet.
Meskipun non probability sampling memiliki beberapa kelemahan seperti kurangnya representasi yang akurat dari populasi, tetapi teknik ini masih sering digunakan dalam penelitian. Metode ini sangat berguna dalam penelitian yang memerlukan informasi yang spesifik atau tidak memungkinkan untuk menjangkau seluruh populasi. teknik ini juga dapat menghemat waktu dan biaya dalam pengambilan sampel karena hanya memilih sampel yang sesuai dengan tujuan penelitian. Namun, peneliti harus berhati-hati dalam menginterpretasi hasil penelitian yang didasarkan pada sampel non probabilitas karena sulit untuk menggeneralisasikan hasil tersebut ke seluruh populasi.
Sabtu, 30 September 2023
Non Probability Sampling Menurut Sugiyono 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Arsip Blog
- Oktober 2023 (117)
- September 2023 (727)
- Agustus 2023 (744)
- Juli 2023 (632)